Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Blackberry masuk ke pasar Indonesia belum begitu lama, tapi penetrasinya luar biasa. Indikasi ini terlihat jelas dengan capaian penjualan handset yang terbilang fantastis, konon penjualan Blackberry di negeri kita hanya kalah dari total penjualan di negeri asalanya Canada! Ruarr biasa….

Fakta ini membuat RIM, sang produsen Blackberry bukan cuma melirik tapi memelototi pasar tanah air. Keseriusan RIM menggarap pasar gemuk Indonesia terbukti dengan launching resmi jajaran handset anyarnya baru-baru ini. Bahkan salah satu lini produknya yang terbilang gress yakni seri Gemini  untuk pertama kalinya diperlihatkan ke publik pada saat launching tersebut.

RIM menggandeng Operator

Dalam pendistribusian Blackberry di Indonesia, RIM menggandeng operator yakni Telkomsel, Indosat, XL serta Axis. Belakangan menyusul Smart yang agak berbeda karena memasarkan Blackberry CDMA tidak seperti 4 Operator lain yang terlebih dahulu mengusung jajaran Blackberry dengan dukungan GSM. Masing-masing Operator tersebut mem-bundle Blackberry dengan paket langganan data untuk BIS-nya. Sayangnya, setiap operator mengunci alias di lock setiap handset Blackberry yang hanya bisa dipakai menggunakan SIM dari operator bersangkutan. Jadi, untuk anda penganut aliran tarif murah dan suka gonta-ganti operator agaknya perlu pertimbangan masak-masak sebelum memutuskan membeli dari salah satu operator.

Blackberry Unlocked sebagai Alternatif

Untuk anda yang suka dengan free style alias suka gonta-ganti  SIM card  dengan berbagai alasan (menghindari debt collector cc misalnya. he3) ditambah harga yang dijamin super miring (yg ini tentu saja harus jago tawar menawar) Blackberry Unlocked alias non-operator bundle atau Blackberry yang dibeli bukan dari operator yang saya sebut tadi, mungkin bisa jadi alternatif. Sebut saja Roxy, Mall Ambassador, atau Pusat Grosir Cililitan menyediakan berbagai seri Blackberry dengan garansi 1 tahun.  Tidak ada perbedaan kecuali garansi nya dan tentu saja harganya. Berikut perbandingan antara keduanya:

Blackberry Operator Blackberry Unlocked

- Penjual adalah Operator (XL, Indosat            – Penjual adalah toko handphone

telkomsel, Axis, Smart)

- Garansi 1 tahun Operator                                    – Grnsi 1 thn distributor

- Hanya bisa dipakai utk SIM Card                    – Bisa dipakai SIM card semua

operator penjual                                                       operator

- Harga relatif mahal                                              – Harga relatif lebih murah

- Bisa di service di Service Center RIM         – Tidak bisa

RIM

Blackberry Unlocked berfungsi Normal

Seperti halnya Blackberry versi operator, Blackberry unlocked pun berfungsi normal. Semua kemampuan Blackberry bisa dijalankan karena pada dasarnya memang tidak ada manipulasi apapun pada produk Blackberry unlocked tersebut. Tapi, memang ada beberapa penjual yang berusaha memalsukan Blackberry dan kejadian seperti ini agaknya memang tidak cuma terjadi pada handset Blackberry, tercatat Nokia atau SonyEricsson pun sering menjadi sasaran pemalsuan mesin. Wajar saja memang jika menilik dari popularitas Blackberry yang kian hari makin menjulang. Tapi, kabar baiknya kehadiran ponsel Qwerty yang mirip2 Blackberry mengikis pemalsuan Blackberry apalagi harga seri2 Blackberry tertentu semisal Gemini makin terjangkau. Jadi, kenapa anda ragu untuk mencoba Blackberry Unlocked? Saya sendiri termasuk salah satu pemakainya…. atau anda termasuk metropolist yg gemar duduk2 di ruangan ac menikmati pelayanan prima service center Operator? the choice is yours… :D

Holster: elegan dan fungsional

Holster adalah sarung kelengkapan Blackberry, fungsi utamanya jelas untuk melindungi case Blackberry supaya tidak mudah tergores. Dan, tentu saja menambah kesan elegan. Tapi, untuk sebagian besar pemilik Blackberry di Indonesia, holster kurang populer, selain memang  bentuknya yang terlihat kaku dan pilihan warnanya hanya hitam, sekilas holster kurang praktis untuk pengguna Blackberry tanah air yang terbiasa dengan aksi perlakuan satu tangan khas ponsel candybar pada umumnya. Alih-alih memanfaatkan aksesoris original bawaan Blackberry ini, malah lebih memilih silicon case yang harus didapatkan dengan membayar ekstra.

Aksesories Fungsional

Holster sebenarnya punya kegunaan yang bisa jadi malah sangat dibutuhkan oleh pengguna Blackberry karena sudah pasti RIM sebagai produsen yang dikenal akrab dengan riset memiliki pertimbangan sendiri sehingga perlu menyertakannya dalam aksesoris standar. Berikut beberapa fungsi holster:

1. Keypad Locker

Masukkan Blackberry anda ke dalam holster dan secara otomatis keypad

Blackberry dalam holster: aman dan praktis

akan terkunci, menghindarkan dari dial nomor yang tidak disengaja. Aman bukan?

2. Handset Holder

Terbuat dari bahan kulit dengan ukuran yang disesuaikan dengan handset, holster menjadikan Blackberry nyaman digenggaman sekaligus menghindarkan dari debu karena holster menempel rapat pada case Blackberry, anti slip, tidak seperti silicon case yang terlalu lembut dan agak licin sehingga ada kemungkinan Blackberry lepas. Holster juga sangat nyaman untuk anda yang sering menaruh Blackberry di saku.

3. Tone and Vibrate Trigger

Ini yang paling unik. Dalam setting Blackberry ada opsi holster dimana anda bisa menentukan nada/tone apa yang dibunyikan pada saat Blackberry dalam holster. Misalnya anda memilih modus getar untuk holster dan nada panggil yang bervolume tinggi maka apabila handset anda dimasukkan ke dalam holster tanpa anda setting manual, otomatis Blackberry merespon mengganti modus menjadi “in holster” dan tone tinggi serta vibrate serta merta diimplementasikan. Untuk anda yang sering ke tempat ibadah semisal Mesjid, modus holster bisa anda setting “all silent” sehingga tanpa repot2 dan mungkin kadang lupa mematikan handset, tinggal masukan ke dalam holster maka Blackberry pun masuk dalam modus silent. Praktis kan?

So, jangan biarkan holster anda hanya tertumpuk bersama dus Blackberry, pakailah dan nikmati fungsinya…..

BIS?

Salah satu yang membuat Blackberry terkesan agak-agak exclusive (ribet?) adalah banyaknya istilah-istilah yang oleh sebagian (baca:kebanyakan) penyuka gadget membingungkan.  Salah satunya adalah istilah Blackberry Internet Service atau sering disebut BIS.

Pengertian Sederhana

Dalam pengertian sederhana BIS itu bisa diartikan “terhubungnya handset blackberry  (atau handset merek lain mis: Nokia, SonyEricsson dll)  ke dalam jaringan yang tertuju ke Server milik RIM (pembuat blackberry)”.

Bedakan Handset Blackberry dengan Blackberry Internet Serivice (BIS).  Blackberry bisa berjalan tanpa BIS dan BIS bisa saja diimplementasikan tanpa handset Blackberry. Jadi, kalau Anda mempunyai handset Nokia (tipe2 tertentu) dan ingin menikmati layanan Push Mail khas Blackberry, tidak usah buru-buru tukar guling Nokia kesayangan dengan handset Blackberry (yang bisa jadi harga Nokia anda jatuh). Karena ternyata handset Nokia anda pun bisa!

Biaya tambahan untuk layanan BIS

Bila anda ingin mendapatkan kemampuan optimal dari handset Blackberry, mau tidak mau memang anda harus terhubung dengan layanan BIS. Nah… untuk menikmati layanan BIS ini maka ada UUD (Ujung-Ujung Duit) nya. :D Disinilah letak bisnis yang menggiurkan untuk RIM  (dan tentu saja untuk operator2 selular) dibandingkan bisnis jualan handset nya itu sendiri. Dan tarif layanan BIS lumayan bikin pusing (buat saya), walaupun memang ada opsi layanan yang disesuaikan dengan isi dompet anda (katanya pilihan layanan semacam ini hanya ada di Indonesia). Tiap2 operator berbeda, yang tercatat paling murah menurut saya layanan yang disediakan oleh AXIS menyusul XL, dan yang relatif lebih mahal adalah  Indosat /Telkomsel.

Blackberry tanpa BIS

Bagaimana kalau handset Blackberry tanpa BIS? Tidak jadi soal, karena memiliki handset Blackberry yang trendy tidak harus terjajah dengan biaya harian BIS dan rayuan maut Operator yang bisa jadi mengeruk isi dompet anda… Semua terserah anda bukan??? Tinggal pilih paket harian, aktifkan apabila anda perlu, dan non-aktifkan kalau memang anda sedang ingin modus offline. Pertanyaannya, apakah handset Blackberry berfungsi jika tanpa BIS? Seperti halnya handset pada umumnya, Blackberry anda masih bisa untuk bertelepon ria ataupun menikmati layanan sms. Flexibel bukan?

Blackberry Mahal?

Ada anggapan sebagian besar orang kalau Blackberry Mahal? Mungkin… tapi itu dulu… selain kata mahal juga relatif. Relatif dengan dompet masing-masing orang dan relatif dibandingkan urgensi kebutuhan memiliki Blackberry. Berikut saya bandingkan dengan serie Nokia E-Series yang memang dihadirkan untuk menandingi Blackberry (semua tipe QWERTY):

Coba anda bandingkan:

Nokia E63 = Rp 2.250.000 vs Blackberry Curve 8310      Rp 2.200.000

Nokia E71 = Rp 3.450.000  vs Blackberry Gemini               Rp 3.200.000

Nah lho…mana yang lebih murah….?

Nokia E-series yang Blackberry wannabe (tiru2an blackberry) atau The Real Blackberry???

Silahkan anda putuskan sendiri

Push Mail

“Push Mail” dalam terjemahan bebas  berarti email yang didorong.  Kata “didorong” di sini bisa dimaknai ada suatu pihak  yang mendorong email dari mail server (server penyedia jasa email mis: google, yahoo, ymail dsb) sehingga sampai pada handset pengguna secara real time. Push mail melibatkan tiga pihak yakni penyedia jasa email, pihak pendorong email dan pengguna email. Lain halnya dengan “pull mail” atau email yang ditarik hanya melibatkan dua pihak yakni penyedia jasa email dan penerima email yg sekaligus penarik email.

Push Mail vs Pull Mail

Pada ilustrasi di atas terlihat bahwa kerja handset pada sistem push mail sangat ringan karena karena hanya bersifat menunggu kiriman dari server pendorong yang berperan menghimpun email dari server penyedia. Sedangkan pada ilustrasi pull mail terlihat kerja handset sangat berat karena selain berfungsi sebagai penerima, handset juga bekerja sebagai penarik email. Jadi istilah yang sering digunakan handset non Blackberry dengan push mail pada hakekatnya adalah pull mail, karena push mail server nya berupa software yang dibenamkan pada masing-masing handset.

Multi Email & Enkripsi

Blackberry Server, selain sebagai penarik atau penghimpun email ia juga berfungsi sebagai agen yang mengkompresi atau memadatkan email yang ia terima dari server penyedia sehingga ukuran email yang diterima oleh handset menjadi lebih kecil. Tidak semua konten dari email dikirimkan langsung kepada handset penerima. Yang tidak boleh dilupakan adalah isu keamanan data, blackberry server membenamkan keamanan berupa enkripsi pada setiap data yang dikirimkan ke handset penerima sehingga menjamin keamanan pada saat pengiriman.

Handset yang hanya berfungsi sebagai dummy dalam sistem push mail memungkinkan ia menajalankan kinerja optimal dimana multiple email di handle sangat ringan. Itulah sebabnya penerimaan email dalam jumlah besar dengan akun lebih dari satu tidak menjadi masalah pada setiap handset blackberry. Mungkin untuk menyederhanakan bagaimana blackberry sangat responsif dalam penanganan email adalah sama persis ketika anda terima sms pada handset anda. Ia akan muncul secara pop Up sama persis dengan sms yang muncul pada handset anda. Keren kan?


RIM sang pembesut Blackberry

Kata “Blackberry” dalam beberapa tahun belakangan pasti akrab di telinga anda. Apalagi yang memang sudah memilikinya. Handphone Pintar atau lebih dikenal dengan istilah Smartphone ini belakangan mampu menggeser perhatian para gadget mania yang semula gandrung dengan Nokia, SonyEricsson, ataupun Samsung. Jajaran produk Blackberry merangsek menghiasi pasar sesak telepon selular, menjadikan persaingan antar vendor  semakin sengit.

Tapi tahukah Anda siapa vendor atau pabrikan di balik nama Blackberry? Adalah Research In Motion (RIM) pabrikan asal Kanada, yang merupakan pembesut jajaran produk Blackberry. Tidak seperti jajaran smartphone sekelas keluaran Nokia yang memakai software Symbian,  SonyEricsson yang mulai merangkul Microsoft dengan Windows Mobile atau HTC dengan Software Android racikan Google, RIM tampil berbeda dengan mengusung sendiri Sistem Operasi (baca: software pendukung).

Kombinasi antara Hardware dan Sistem Operasi dalam satu atap itulah yang menjanjikan kestablilan dan fungsi optimal dari setiap perangkat Blackberry.

Mark Lazaridis

Mark Lazaridis - Pendiri RIM

Adalah sosok Mike Lazaridis , seorang doktor-engineering yang berada di belakang kesuksesan RIM. Warga Negara Kanada keturunan Yunani yang lahir di Turki 14 Maret 1961  ini berhasil membawa RIM melahirkan produk dengan paradigma berbeda dibandingkan kompetitor yang sudah melanglangbuana sebelumnya di ranah alat komunikasi bergerak (baca: mobile phone). Melalui jerih payahnya melakukan riset yang memang menjadi kegemarannya sejak usia muda, RIM berhasil menghadirkan sebuah perangkat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan gaya hidup modern: business & entertainment yang tentu saja didukung oleh konektivitas internet.

Konsep baru yang ditawarkan RIM ini setidaknya telah menyihir 50 Juta lebih pengguna perangkat komunikasi bergerak di seluruh dunia sejak pertama kali diperkenalkan di Kanada tahun 1990 dengan persentase terbesar  dari kalangan bisnis/profesional yang memang sangat mengandalkan dukungan khas Blackberry yakni  push mail.

Wabah Blackberry yang menjalar ke seluruh belahan dunia membawa RIM menikmati imbal hasil di akhir tahun 2009 dengan kenaikan lebih dari 80% yang menjadikannya perusahaan dengan pendapatan mencapai 11 Milliar dollar! (Kalikan saja dengan kurs saat tulisan ini dibuat : 1 USD = Rp 9.900). ck…ck…ck….

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.